Indonesia Contemporary Art

Pameran Seni Rupa “DARAH MUDA”

Pameran Seni Rupa "DARAH MUDA"Mempertemukan enam seniman muda: Hasto Edi Setiawan, Lingga Swastiko, Billy Fiberius, Yuvita Dwi Raharti, Ratih Artika Dewanti, Daru Prodiandafri—dalam sebuah pameran tentu saja sangat menarik. Sebab, keenam seniman tersebut memiliki media yang berbeda dalam berkesenian, Yuvita Dwi Raharti yang menggeluti kriya tekstil menampilkan ketertarikan terhadap tema fenomena hippies di era psychedelic, Ratih Artika Dewanto menggeluti dunia seni kriya tekstil menampilkan karya seni batik diatas kain panjang dengan mentransfer bentuk kupu-kupu menjadi motif batik. Hasto Edi Setiawan menggeluti dunia seni patung menampilkan ketertarikannya tentang bayangan, berimajinasi menjadikan bayangan itu menjadi wujud tiga dimensi dari penggambaran realitas berwujud dua dimensi, kemudian menyatukannya menjadi satu kesatuan. Lingga Swastiko menggeluti dunia Seni Interior menampilkan maket gedung perpustakaan Pertamina Hall pada program DIII Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM. Billy Fiberius menggeluti dunia fotografi menampilkan kertertarikannya terhadap manusia dan benda dalam imajinasi alam bawah sadar dengan diberi pencahayaan tertentu sehingga menimbulkan efek-efek yang imajinatif dan memunculkan wujud visual dengan kesan surealis. Daru Prodiandafri menggeluti dunia desain komunikasi visual menampilkan buku kumpulan Puisi berilustrasi Wiji Thukul serta memberi deskripsi dan interprestasi tentang pemaknaan puisi dengan gaya penyajian yang menarik dan ringan.

Keennam seniman muda yang disandingkan ini memiliki kekuatan bahasa rupa yang berbeda, medium,kecenderungan olah teknik, dan eksplorasi tematik yang berbeda pula. Tetapi karena perbedaan itulah, karya yang ditampilkan terlihat menarik. Dapat kita lihat sebagai suatu penyatuan enam potensi atau sebaliknya sebagai suatu kontras yang sangat menarik.

Keenam seniman muda yang sangat bersemangat ini merupakan alumnus ISI Yogyakarta yang telah menyelesaikan tugas akhirnya pada bulan Juni-Juli 2009. Pameran kali ini merupakan titik tolak transisi dari pendidikan akademik ke medan sosial seni. Kendati sebuah lembaga akademik bukanlah menjadi penentu atau jaminan dalam menetapkan dan melegitimasi keberhasilan lulusannya dalam medan seni, namun demikian sejauh ini tak bisa dipungkiri bahwa pendidikan formal seni rupa masih menjadi lembaga yang dominan menghasilkan calon-calon seniman.

Dengan jumlah lulusan yang cukup banyak dengan sendirinya menghasilkan lulusan yang cukup banyak pula sehingga situasi kompetitif diantara lulusannya cukup tinggi. Tapi berbekal aspek-aspek teknik dan ketrampilan, memungkinkan mereka terjun ke medan sosial seni yang sesungguhnya.

Selamat bergabung dan ikut merayakan perhelatan seni rupa yang sebenarnya.

Start Time: Saturday, August 8, 2009 at 7:30pm
End Time:Tuesday, August 18, 2009 at 8:00pm
Location:Sangkring Art Space
Address:Nitiprayan Rt.01/20 No.88 Ngestiharjo, Kasihan, Yogyakarta
Phone:0274381032
Email: sangkring@gmail.com

This entry was posted in Events, Exhibition and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.