<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ArtTitudes</title>
	<atom:link href="http://arttitudes.org/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://arttitudes.org</link>
	<description>Indonesia Contemporary Art</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Sep 2010 14:29:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Main Lieber Prost</title>
		<link>http://arttitudes.org/exhibition/main-lieber-prost.html</link>
		<comments>http://arttitudes.org/exhibition/main-lieber-prost.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Sep 2010 14:29:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fiona</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[Exhibition]]></category>
		<category><![CDATA[2010]]></category>
		<category><![CDATA[art]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[pameran]]></category>
		<category><![CDATA[seni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arttitudes.org/?p=2007</guid>
		<description><![CDATA[[ September 4, 2010; 8:00 pm to 11:00 pm. ] Performance by Jrx - Dadang Sh. Pranoto - Balian

Date : Saturday, 4 September 2010 at 8 pm - 11 pm
Venue : Art Cafe
Address : Jl. Saridewi 17 Seminyak - Bali]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://arttitudes.org/wp-content/uploads/2010/09/Main-lieber-prost_full.jpg" rel="lightbox[2007]" title="Main lieber prost"><img class="alignleft size-full wp-image-2008" title="Main lieber prost" src="http://arttitudes.org/wp-content/uploads/2010/09/Main-lieber-prost.jpg" alt="" width="300" height="250" /></a><span id="more-2007"></span>Performance by Jrx &#8211; Dadang Sh. Pranoto &#8211; Balian</p>
<p>Date : Saturday, 4 September 2010 at 8 pm &#8211; 11 pm<br />
Venue : Art Cafe<br />
Address : Jl. Saridewi 17 Seminyak &#8211; Bali</p>
<!-- PHP 5.x -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arttitudes.org/exhibition/main-lieber-prost.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>UNDANGAN PENDAFTARAN HIBAH  ARTS NETWORK ASIA (ANA) 2011</title>
		<link>http://arttitudes.org/art-news/undangan-pendaftaran-hibah-arts-network-asia-ana-2011.html</link>
		<comments>http://arttitudes.org/art-news/undangan-pendaftaran-hibah-arts-network-asia-ana-2011.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Sep 2010 03:51:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fiona</dc:creator>
				<category><![CDATA[Art News]]></category>
		<category><![CDATA[arts network asia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arttitudes.org/?p=2005</guid>
		<description><![CDATA[Rekan-rekan dan kawan-kawan sekalian,
Kami mengundang para seniman, pekerja budaya, aktivis seni, dan komunitas seni di Asia untuk mendaftarkan diri dalam rangka Hibah ANA 2011.
ANA, yang didirikan oleh sekelompok seniman, pekerja budaya, dan aktivis seni independen, adalah sebuah lembaga pendanaan yang bekerja pada lintas perbatasan antara berbagai disiplin ilmu, termasuk seni visual, film/video/media baru, seni pertunjukan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://arttitudes.org/wp-content/uploads/2010/08/2011-Grants-Application.jpg" rel="lightbox[2005]" title="2011 Grants Application"><img class="alignleft size-full wp-image-2006" title="2011 Grants Application" src="http://arttitudes.org/wp-content/uploads/2010/08/2011-Grants-Application.jpg" alt="" width="300" height="250" /></a><span id="more-2005"></span>Rekan-rekan dan kawan-kawan sekalian,</p>
<p>Kami mengundang para seniman, pekerja budaya, aktivis seni, dan komunitas seni di Asia untuk mendaftarkan diri dalam rangka Hibah ANA 2011.</p>
<p>ANA, yang didirikan oleh sekelompok seniman, pekerja budaya, dan aktivis seni independen, adalah sebuah lembaga pendanaan yang bekerja pada lintas perbatasan antara berbagai disiplin ilmu, termasuk seni visual, film/video/media baru, seni pertunjukan, kesusastraan, wacana kritis dan manajemen seni.  ANA beroperasi dalam 11 bahasa.</p>
<p>ANA mendukung proyek-proyek yang dijalankan oleh para seniman Asia, yang bertempat di Asia; proyek-proyek yang dimulai dan dilaksanakan di Asia, berhubungan dengan para seniman dan komunitas seni di Asia; dan proyek-proyek yang difokuskan di Asia Tenggara.  ANA akan memperhatikan proyek-proyek yang memotivasi pertukaran dan kolaborasi yang provokatif di antara berbagai kebudayaan dan komunitas di Asia.  Kami tertarik dengan pengalaman kontemporer Asia yang juga berhubungan dengan tradisi.  Termasuk di dalamnya adalah ekspresi urban, seni kontemporer, seni kontemporer yang berhubungan dengan seni tradisional, sekaligus juga pertemuan di antara seni-seni tradisional.  ANA juga memungkinkan kolaborasi dan pertukaran antara beragam kebudayaan di dalam satu negara atau satu kota, dan juga akan melihat potensi untuk hubungan lokal-regional-global.</p>
<p>Kriteria yang akan diperhatikan dalam seleksi program hibah ANA ini adalah: (1) Proyek seni yang independen dan dititikberatkan pada proses, (2) Program jangka panjang yang bertahan dan bisa dikembangkan, (3) Nilai seni dan pengaruh positif dari proyek tersebut terhadap komunitas seni, (4) Tampilan proyek, misalnya bentuk fisik dari kegiatan tersebut, situs proyek, dll, (5) Keberadaan sumber pendanaan lain dan (6) Pelaksanaan proyek dimulai pada bulan Februari 2011.</p>
<p>Pemberian hibah dari ANA berkisar antara 1.500 &#8211; 7.500 USD untuk tiap proyek, dan terbuka untuk mendukung proyek yang sudah ada ataupun proyek baru.  Proposal lanjutan dari proyek yang pernah didukung oleh ANA juga diperbolehkan.</p>
<p>PROSEDUR PENTING UNTUK PENDAFTARAN</p>
<p>Proposal sebanyak satu halaman A4 yang disertai oleh biografi/profil sebanyak 200 kata, didaftarkan dalam bentuk PDF melalui situs ANA  (www.artsnetworkasia.org) antara tanggal 1 Agustus 2010 sampai dengan 1 Oktober 2010.  Proposal tersebut dapat dituliskan dalam bahasa Inggris atau dalam bahasa pilihan Anda (Bahasa Indonesia, Jepang, Khmer, Korea, Lao, Mandarin, Sinhalese, Tamil, Thai dan Vietnam).  Proposal satu halaman A4 tersebut harus mencakup informasi mengenai substansi, filosofi dan tujuan dari proyek yang bersangkutan.  Satu orang pendaftar hanya diperbolehkan untuk mendaftarkan SATU aplikasi.</p>
<p>JIKA ADA KESULITAN DALAM MELAKUKAN PENDAFTARAN ONLINE ATAU JIKA ANDA TIDAK DAPAT MELAKUKAN PENDAFTARAN ONLINE KARENA ALASAN KHUSUS YANG TERDAPAT DI KOTA ANDA, SILAKAN MENGHUBUNGI airmanuporn@artsnetworkasia.org ATAU KIRIMKAN FAKSIMILI KE +65-6737-7013.</p>
<p>ANA akan menunjuk dan meminta proposal lengkap dari para pelamar yang proyeknya dinilai memenuhi kriteria dan sesuai dengan sasaran ANA.  Proposal lengkap tersebut harus dilengkapi dengan anggaran proyek, dan dikirimkan pada atau sebelum tanggal 1 Desember 2010.  Hasil seleksi akan diumumkan pada tanggal 31 Januari 2011.</p>
<p>KESIMPULAN</p>
<p>Proyek-proyek yang telah dibantu oleh ANA bisa dilihat pada situs ANA.  Proyek-proyek tersebut dapat dijadikan acuan.</p>
<p>Untuk mendukung jejaring di Asia, setelah penerimaan aplikasi, ANA akan mencantumkan nama (individu/organisasi) dan informasi kontak (alamat e-mail, situs, alamat surat menyurat, nomor telepon dan faksimili) sekaligus juga profil singkat para pelamar pada situs ANA.</p>
<p>Untuk keterangan lebih lanjut, Anda dapat menghubungi Manuporn Luengaram, Manajer kami, di nomor faksimili +65-6737-7013 atau melalui alamat email airmanuporn@artsnetworkasia.org.</p>
<p>Jika ada anggota panelis ANA yang tinggal di negara setempat, Anda juga dapat menghubungi mereka untuk meminta saran dan bantuan.  Nama dan informasi kontak para anggota panelis kami dapat dilihat di situs ANA.</p>
<p>Kami berterimakasih atas bantuan Anda untuk membantu meneruskan informasi ini kepada pihak-pihak lain yang mungkin juga membutuhkannya.</p>
<p>Kami sangat mengharapkan aplikasi Anda.</p>
<p>Hormat kami,</p>
<p>Tay Tong<br />
Direktur, Arts Network Asia (ANA)<br />
Faksimili : +65-6737-7013<br />
Email : taytong@theatreworks.org.sg<br />
Alamat : 72-13, Mohamed Sultan Road Singapore 239007<br />
(artsnetworkasia.org)</p>
<!-- PHP 5.x --><p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save">Share/Save</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arttitudes.org/art-news/undangan-pendaftaran-hibah-arts-network-asia-ana-2011.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sat-ti-re 2</title>
		<link>http://arttitudes.org/exhibition/sat-ti-re-2.html</link>
		<comments>http://arttitudes.org/exhibition/sat-ti-re-2.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Sep 2010 01:26:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fiona</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[Exhibition]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arttitudes.org/?p=2001</guid>
		<description><![CDATA[[ August 28, 2010 8:00 pm to September 6, 2010 4:00 pm. ] Sat-ti-re 2
The Second Group Exhibition of Beanstalk

Puasa Hari Ini

.....
Karya foto dalam pameran ini mencoba menangkap imajinasi tanpa membicarakan soal fotografi, tetapi hanya bermain dengan bentuk dan berusaha memperluas pemasalahan yang ada di sekitar. Aris Yaitu masih setia dengan drawing yang diolah sebebas mungkin dengan figur-figur yang sangat absurd dan selalu mendobrak kemampuan daya nalar kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://arttitudes.org/wp-content/uploads/2010/08/sa-ti-re2.jpg" rel="lightbox[2001]" title="sa-ti-re2"><img class="alignleft size-full wp-image-2002" title="sa-ti-re2" src="http://arttitudes.org/wp-content/uploads/2010/08/sa-ti-re2.jpg" alt="" width="300" height="250" /></a><span id="more-2001"></span>Sat-ti-re 2<br />
The Second Group Exhibition of Beanstalk</p>
<p>Puasa Hari Ini</p>
<p>&#8230;..<br />
Karya foto dalam pameran ini mencoba menangkap imajinasi tanpa membicarakan soal fotografi, tetapi hanya bermain dengan bentuk dan berusaha memperluas pemasalahan yang ada di sekitar. Aris Yaitu masih setia dengan drawing yang diolah sebebas mungkin dengan figur-figur yang sangat absurd dan selalu mendobrak kemampuan daya nalar kita sebagai penikmat. Dalam media comic Nasay Saputra tetap dengan superhero-nya yang dikemas secara jenaka dengan tema “raja” dan sarat kritikan.<br />
&#8230;..</p>
<p>Selamat Menikmati.</p>
<p>Tommas Titus Kurniawan<br />
(Ketua BEANSTALK)</p>
<p>Opening : August 28 at 8:00pm<br />
Closing : September 6 at 4:00pm<br />
Venue : WIDYA MITRA (Pusat Budaya Indonesia-Belanda)<br />
Address : Jl.Singosari II no.12, Semarang</p>
<!-- PHP 5.x -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arttitudes.org/exhibition/sat-ti-re-2.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Holy Market #2</title>
		<link>http://arttitudes.org/events/holy-market-2.html</link>
		<comments>http://arttitudes.org/events/holy-market-2.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Sep 2010 01:21:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fiona</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[Wall]]></category>
		<category><![CDATA[2010]]></category>
		<category><![CDATA[ika vantiani]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[ruangrupa]]></category>
		<category><![CDATA[workshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arttitudes.org/?p=1999</guid>
		<description><![CDATA[[ September 5, 2010; 1:00 pm to 5:00 pm. ] Holy Market adalah pasar murah satu hari yang diselenggarakan oleh ruangrupa pada bulan Ramadhan.

Setelah pertama kali diadakan pada tahun 2009 lalu, Holy Market #2 akan kembali diadakan di bulan Ramadhan tahun 2010 ini.

Pasar murah ini menjual artworks, pernak-pernik cantik &#38; segala rupa barang - barang second hand juga antik; dari mulai busana, buku, collectible items [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://arttitudes.org/wp-content/uploads/2010/08/HolyMarket.jpg" rel="lightbox[1999]" title="HolyMarket"><img class="alignleft size-full wp-image-2000" title="HolyMarket" src="http://arttitudes.org/wp-content/uploads/2010/08/HolyMarket.jpg" alt="" width="300" height="250" /></a><span id="more-1999"></span>Holy Market adalah pasar murah satu hari yang diselenggarakan oleh ruangrupa pada bulan Ramadhan.</p>
<p>Setelah pertama kali diadakan pada tahun 2009 lalu, Holy Market #2 akan kembali diadakan di bulan Ramadhan tahun 2010 ini.</p>
<p>Pasar murah ini menjual artworks, pernak-pernik cantik &amp; segala rupa barang &#8211; barang second hand juga antik; dari mulai busana, buku, collectible items : band merchandise, cd, kaset, toys, poster, komik, kamera, pajangan, hingga memorabilia dan benda-benda antah-berantah.</p>
<p>Selain itu, akan diadakan juga workshop art &amp; craft oleh Ika Vantiani.</p>
<p>Time	: 5 September 2010 at 1:00pm &#8211; 9:00pm<br />
Venue : ruangrupa<br />
Address : Tebet Timur Dalam Raya No. 6, Jakarta Selatan 12820<br />
Jakarta, Indonesia<br />
Info lebih lanjut : Andi RHARHARHA 08174884833</p>
<p>Follow ruangrupa on twitter for recent updates about Holy Market #2 : http://twitter.com/ruangrupa</p>
<!-- PHP 5.x -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arttitudes.org/events/holy-market-2.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Crosing and Blurring the Boundaries Medium in Indonesian Contemporary Art</title>
		<link>http://arttitudes.org/exhibition/crosing-and-blurring-the-boundaries-medium-in-indonesian-contemporary-art.html</link>
		<comments>http://arttitudes.org/exhibition/crosing-and-blurring-the-boundaries-medium-in-indonesian-contemporary-art.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Sep 2010 01:01:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fiona</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[Exhibition]]></category>
		<category><![CDATA[2010]]></category>
		<category><![CDATA[andi's gallery]]></category>
		<category><![CDATA[art]]></category>
		<category><![CDATA[asmudjo jono irianto]]></category>
		<category><![CDATA[contemporary]]></category>
		<category><![CDATA[galeri nasional]]></category>
		<category><![CDATA[heru hikayat]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[pameran]]></category>
		<category><![CDATA[seni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arttitudes.org/?p=1996</guid>
		<description><![CDATA[[ August 28, 2010 5:00 pm to September 5, 2010 5:00 pm. ]  Curator : Asmujo J Irianto
Co Curator : Heru Hikayat

Ade Dermawan &#124; Andre Tanama &#124; &#124; Agapetus K &#124; Agung Kurniawan &#124; Arahmaiani &#124; Ari Dyanto &#124; Arief Tousiga &#124;Arya Ade  Sukapura &#124; Astari &#124; Budi Adi Nugroho &#124; Dipo Andi &#124; Entang Wiharso &#124; Hanafi &#124; Handy H &#124; Heri Dono  &#124; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://arttitudes.org/wp-content/uploads/2010/08/Crosing-and-Bluring.jpg" rel="lightbox[1996]" title="Crosing and Bluring"><img class="alignleft size-full wp-image-1997" title="Crosing and Bluring" src="http://arttitudes.org/wp-content/uploads/2010/08/Crosing-and-Bluring.jpg" alt="" width="300" height="250" /></a> <span id="more-1996"></span>Curator : Asmujo J Irianto<br />
Co Curator : Heru Hikayat</p>
<p>Ade Dermawan | Andre Tanama | | Agapetus K | Agung Kurniawan | Arahmaiani | Ari Dyanto | Arief Tousiga |Arya Ade  Sukapura | Astari | Budi Adi Nugroho | Dipo Andi | Entang Wiharso | Hanafi | Handy H | Heri Dono  | Indah Arsyad| Ivan Sagito | Iwan Effendi | Iwan Hasto | Januri |Krisna Murti | Laksmi Sitoresmi | Moelyono | Nindityo | Noes Salomo| Oky Rey MB | Radi Arwinda | Riswandi | Setyo |Sigit S | Syagini Ratnawulan | Teguh Ostentrik |  Tisna Sanjaya | Valasara |Wilman Syahnur | Yuki</p>
<p>Host : Andi&#8217;s Gallery<br />
Opening : Saturday 28 August 2010 at 5.00 pm<br />
Closing : 5 September 2010<br />
Venue : Galeri Nasional Indonesia<br />
Address : Jl. Medan Merdeka Timur no. 14 Jakarta</p>
<!-- PHP 5.x -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arttitudes.org/exhibition/crosing-and-blurring-the-boundaries-medium-in-indonesian-contemporary-art.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>JOGJA KOTA REVOLUSI</title>
		<link>http://arttitudes.org/exhibition/jogja-kota-revolusi.html</link>
		<comments>http://arttitudes.org/exhibition/jogja-kota-revolusi.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Aug 2010 01:11:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fiona</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[Exhibition]]></category>
		<category><![CDATA[2010]]></category>
		<category><![CDATA[art]]></category>
		<category><![CDATA[jogja gallery]]></category>
		<category><![CDATA[pameran]]></category>
		<category><![CDATA[seni]]></category>
		<category><![CDATA[yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arttitudes.org/?p=1992</guid>
		<description><![CDATA[[ August 18, 2010 7:30 pm to September 19, 2010 7:30 pm. ] Pameran Foto Peristiwa, Film Dokumenter dan Benda Kenangan [1945-1950]
‘JOGJA KOTA REVOLUSI’

Pada bulan Agustus, tepatnya tanggal 17, bersama-sama kita, bangsa Indonesia memperingati hari Kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Berkaitan dengan hal tersebut Yayasan Bung Karno bersama Keluarga Besar Pendiri Republik Indonesia dan Jogja Gallery menyelenggarakan pameran foto peristiwa, film dokumenter dan benda kenangan JOGJA KOTA REVOLUSI [1945-1950]. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://arttitudes.org/wp-content/uploads/2010/08/Jogja-Kota-Revolusi.jpg" rel="lightbox[1992]" title="Jogja-Kota-Revolusi"><img class="size-full wp-image-1993 alignleft" title="Jogja-Kota-Revolusi" src="http://arttitudes.org/wp-content/uploads/2010/08/Jogja-Kota-Revolusi.jpg" alt="" width="300" height="250" /><span id="more-1992"></span></a>Pameran Foto Peristiwa, Film Dokumenter dan Benda Kenangan [1945-1950]<br />
‘JOGJA KOTA REVOLUSI’</p>
<p>Pada bulan Agustus, tepatnya tanggal 17, bersama-sama kita, bangsa Indonesia memperingati hari Kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Berkaitan dengan hal tersebut Yayasan Bung Karno bersama Keluarga Besar Pendiri Republik Indonesia dan Jogja Gallery menyelenggarakan pameran foto peristiwa, film dokumenter dan benda kenangan JOGJA KOTA REVOLUSI [1945-1950]. Pameran ini sekaligus sebagai peringatan 65 Tahun Kemerdekaan RI  dan 60 Tahun Peringatan NKRI [Negara Kesatuan Republik Indonesia].</p>
<p>Yogyakarta sebagai kota perjuangan , memiliki arti penting dalam perjalanan sejarah  kebangsaan Indonesia, sangat perlu untuk diadakan ‘pengingatan’  kembali kepada masyarakat luas khususnya generasi muda. Disamping itu, tujuan pameran ini juga untuk menumbuhkan apresiasi generasi muda memahami dan menghargai perjuangan para pendiri Republik Indonesia. Foto Dokumentasi peristiwa Proklamasi Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 adalah bagian sangat penting dalam sejarah bangsa, dan  untuk pertama kalinya  akan ditampilkan dokumentasi foto yang belum pernah terungkap selama ini.</p>
<p>Kerja sama antara Yayasan  Bung Karno dan Jogja Gallery  kali ini adalah  untuk kedua kalinya. Kerja sama yang pertama kalinya adalah Pameran dalam rangka 85 Tahun Fatmawati ‘Pergelaran Foto, Film Dokumenter &amp; Benda Kenangan Fatmawati Sukarno’ yang digelar pada tahun 2008 dan berlangsung sukses.</p>
<p>Pameran ini akan memajang sebanyak 91 foto. Diantaranya, memajang 11 foto peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945 dan pelbagai foto kenangan peristiwa 1945-1950 di Yogyakarta. Dari 11 foto peristiwa tersebut, ada 8 foto yang belum pernah terpublikasikan. Selain film video dokumenter kompilasi dari tahun 1945-1949, juga akan dipamerkan patung Bung Karno, 3 baju masing-masing milik Bung Karno, Bung Hatta &amp; Muhammad Roem, 1 pasang sepatu dan peci Bung Karno,  1 pasang sepatu Bung Hatta, buku-buku dan benda kenangan lainnya.</p>
<p>Opening : Rabu, 18 Agustus 2010 at 7:30 pm<br />
Closing: September 19, 2010<br />
Venue: Jogja gallery<br />
Address: Jalan Pekapalan No 7, Alun-Alun Utara, Yogyakarta</p>
<p>Pameran dibuka oleh : Guruh Soekarno Putra<br />
Tim Kurator Pameran : Dr. Rushdy Hoesein, Drs. Edi Elison, Drs. Giat Wahyudi,  Ir. Bambang Eryudhawan<br />
Pengarah Perhelatan : Sigit Lingga</p>
<p>Pameran ini terselenggara berkat dukungan:<br />
Penyelenggara : Yayasan Bung Karno &amp; Jogja Gallery<br />
Sponsor : Kompas, Computa, Basonta, Anindya dan Kabare Magazine<br />
Media partner : Bernas Jogja, Kedaulatan Rakyat, Gudeg Net, Jogja News, Radio RRI Pro 2-102.5 FM, Radio Rakosa 105.3 FM, Radio Global 107.6 FM, Radio GCD 98.6 FM<br />
Partner : Royal Garden Resto, Novotel Yogyakarta, The Phoenix Hotel, Jogja Plaza Hotel, Pendopo Café Net, PT. Dakota, Togamas,     Ambarrukmo Plaza</p>
<p>Informasi dan kontak selanjutnya, silakan hubungi : JOGJA GALLERY<br />
- Pameran buka setiap hari Selasa – Minggu, pukul 09.00 – 21.00 WIB<br />
- Tiket masuk untuk umum Rp 3.000,-/orang.<br />
- Tiket masuk gratis bagi ; Pelajar Sekolah Dasar (SD) &amp; Pensiunan.<br />
- Tiket masuk diskon 50% (Rp. 1.500,-) dengan menunjukkan kartu pelajar bagi ; Pelajar SMP,  SMA &amp; Mahasiswa/Mahasiswi.</p>
<!-- PHP 5.x -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arttitudes.org/exhibition/jogja-kota-revolusi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lovely Moonsters &#8211; Tribute to Balinese Quirky Characters</title>
		<link>http://arttitudes.org/exhibition/lovely-moonsters-tribute-to-balinese-quirky-characters-2.html</link>
		<comments>http://arttitudes.org/exhibition/lovely-moonsters-tribute-to-balinese-quirky-characters-2.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Aug 2010 06:31:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fiona</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[Exhibition]]></category>
		<category><![CDATA[2010]]></category>
		<category><![CDATA[art]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[painting]]></category>
		<category><![CDATA[pameran]]></category>
		<category><![CDATA[seni]]></category>
		<category><![CDATA[ubud]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arttitudes.org/?p=1989</guid>
		<description><![CDATA[[ August 16, 2010 10:00 am to September 30, 2010 10:00 am. ] As children, we have been told of ‘monsters under our bed’. The story and beliefs about monsters have stayed around in general popularity for some centuries now as they have also ‘evolved’ in time passing.
The night is silent and eerie. The full moon shines bright and the cold wind brings shiver to the spine. A [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><a href="http://arttitudes.org/wp-content/uploads/2010/08/Lovely-Moonster.jpg" rel="lightbox[1989]" title="Lovely Moonster"><img class="size-full wp-image-1988 aligncenter" title="Lovely Moonster" src="http://arttitudes.org/wp-content/uploads/2010/08/Lovely-Moonster.jpg" alt="" width="300" height="250" /></a><span id="more-1989"></span>As children, we have been told of ‘monsters under our bed’. The story and beliefs about monsters have stayed around in general popularity for some centuries now as they have also ‘evolved’ in time passing.</p>
<p>The night is silent and eerie. The full moon shines bright and the cold wind brings shiver to the spine. A moment later, there is a sound coming from the distance, “Awww awoooo!!!”</p>
<p>Werewolf. Frankenstein. Reptilian dragon. Gargoyles…and comes Cookie monster! From really scary monsters to lovely, funny-looking ones, the Lovely Monsters Inc., obviously falls into the pleasing and lovely monster category.</p>
<p>In Bali, the day before Nyepi – the darkest night of the new moon – weird and humungous effigies of monsters parade in the streets of the island; and more so in the streets of the creative patch of Ubud. People of all ages join in this celebration to ‘confuse the bad spirits of the island.’ At the end of the procession, these monsters are lit up until they are burned into ashes.</p>
<p>The daily observation of the artist living in the ‘island of the gods’ have inspired him to create this series of lovely monsters out from personal experience of the popular culture and the tradition of the Balinese people in the perspective of their relation to ‘spirits’.</p>
<p>Done in watercolor and pen on paper; the works are truly Balinese-inspired with the intricacies of the designs. It reflects the look of a batik art. Most of the characters have a playful spirit and each exudes a different and unique vibrational quality in them.</p>
<p>The playful imagination of the artist has also made a projected image of the monsters in us – ‘we are funny creatures, aren’t we?’. Some people delve too much in fighting the monsters in us; in this series, the artist is showing us to ‘love’ the monsters in us, as he did with his, for sure. These works are shared to shed light and remind us to embrace in Love the monsters in us – as we have the ability to transform the naughty monsters in us into lovely ones. Awww awooooo!!!</p>
<p>Opening: 16 August 2010 at 10:00 am<br />
Closing : 30 September 2010 at 10:00 pm<br />
Venue : Cafe des Artistes<br />
Address: Ubud, Bali</p>
<p>[<a href="http://arttitudes.org/artwork?album=1&amp;gallery=24">gallery</a>]</p>
<!-- PHP 5.x -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arttitudes.org/exhibition/lovely-moonsters-tribute-to-balinese-quirky-characters-2.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bandung Contemporary Art Awards 2010</title>
		<link>http://arttitudes.org/art-news/bandung-contemporary-art-awards-2010.html</link>
		<comments>http://arttitudes.org/art-news/bandung-contemporary-art-awards-2010.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Aug 2010 13:25:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fiona</dc:creator>
				<category><![CDATA[Art News]]></category>
		<category><![CDATA[2010]]></category>
		<category><![CDATA[art]]></category>
		<category><![CDATA[ARTsocietes]]></category>
		<category><![CDATA[Auction]]></category>
		<category><![CDATA[bandung]]></category>
		<category><![CDATA[bandung contemporary art awards]]></category>
		<category><![CDATA[contemporary]]></category>
		<category><![CDATA[Exhibition]]></category>
		<category><![CDATA[pameran]]></category>
		<category><![CDATA[seni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arttitudes.org/?p=1982</guid>
		<description><![CDATA[Bandung Contemporary Art Award bertujuan menggairahkan pengembangan seni rupa kontemporer di Indonesia, dengan berujung pada penempatan dalam peta dunia. Perhatian akan diberikan pada upaya memajukan partisipasi pemenang anugerah ini dalam ruang-ruang seni penting. Seniman yang dapat berpartisipasi dalam penganugerahan ini adalah seniman muda berbakat yang telah memamerkan karyanya di galeri-galeri mapan, ruang seni publik, atau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://arttitudes.org/wp-content/uploads/2010/08/bacaa.jpg" rel="lightbox[1982]" title="bacaa"><img class="alignleft size-full wp-image-1983" title="bacaa" src="http://arttitudes.org/wp-content/uploads/2010/08/bacaa.jpg" alt="" width="300" height="250" /></a><span id="more-1982"></span>Bandung Contemporary Art Award bertujuan menggairahkan pengembangan seni rupa kontemporer di Indonesia, dengan berujung pada penempatan dalam peta dunia. Perhatian akan diberikan pada upaya memajukan partisipasi pemenang anugerah ini dalam ruang-ruang seni penting. Seniman yang dapat berpartisipasi dalam penganugerahan ini adalah seniman muda berbakat yang telah memamerkan karyanya di galeri-galeri mapan, ruang seni publik, atau ruang-ruang seni baru dengan program yang jelas.</p>
<p>ArtSociates telah setuju mengelola penganugerahan tersebut, menyediakan dana untuk anugerah pertama yang akan diberikan pada Januari 2011, dan mengatur pameran serta lelang. Meskipun anugerah ini awalnya akan diberikan kepada seniman Indonesia yang baru muncul (emerging artists), mekanisme anugerah ini dapat saja berkembang untuk mencakup seniman-seniman internasional, agar para seniman dan karya-karya seni Indonesia dapat berperanserta dan berkompetisi pada tingkat internasional.</p>
<p><strong>Pemenang &amp; Penghargaan</strong></p>
<p>BaCAA diberikan setahun sekali; anugerah yang pertama akan diberikan pada Januari 2011. Satu orang pemenang akan memperoleh total Rp100.000.000,00. Tiga pemenang terbaik lainnya akan memperoleh paket wisata seni atau residensi seniman di Asia atau di Eropa. Akan dipilih 25 karya terbaik untuk disertakan dalam pameran dan dalam lelang setelahnya.</p>
<p><strong>Persyaratan</strong></p>
<p>Pendaftar untuk penganugerahan pada 2011 haruslah seniman atau kelompok seniman Indonesia yang tinggal di Indonesia dan secara aktif bekerja mengembangkan karier sebagai seniman rupa.</p>
<p>Para seniman atau seniman anggota kelompok peserta yang berpartisipasi dalam Anugerah ini haruslah berusia kurang daripada 40 tahun sebelum 1 Januari 2011. Para seniman atau kelompok seniman ini harus memiliki catatan berpameran setidaknya tiga kali dalam tiga tahun terakhir di tiga ruang-ruang seni yang baik yang telah disebutkan di atas.</p>
<p><strong>Tema</strong></p>
<p>Untuk anugerah pertama, tema tidak terlampau dibatasi tetapi mengacu pada kombinasi antara ide yang hebat dan eksekusi yang luar-biasa.</p>
<p><strong>Prosedur dan Peraturan</strong></p>
<p>Karya seni yang dikirimkan dianggap oleh sang seniman atau kelompok seniman peserta sebagai karya terbaik yang dibuat dalam dua tahun terakhir sebelum 1 Januari 2011 atau karya yang dibuat tahun 2009 dan 2010. Karya seni tersebut harus dimiliki oleh seniman atau kelompok seniman dan bisa diikutsertakan dalam lelang. Paling banyak 1 karya seni untuk satu seniman atau kelompok seniman.</p>
<p>Dimensi karya 2D tidak lebih dari 6m2 (contoh karya dengan dimensi maksimum 2mx3m, 1.2mx5m, 4mx1.5m, dll). Untuk karya 3D, tinggi tidak lebih dari 3m sedangkan lebar x dalam tidak lebih dari 3m2 (contoh karya dengan dimensi maksimum: 3mx2mx1m, 3mx2mx1.5m, dll). Untuk video, durasi putar tidak melebihi 10 menit.</p>
<p>Dengan mengirimkan suatu karya untuk kompetisi, seniman atau kelompok seniman menyatakan setuju dengan peraturan anugerah ini. Untuk ikut serta dalam praseleksi kompetisi, seniman harus mengirimkan foto beresolusi tinggi dari karya seni tersebut bersama dengan portofolio (CV) terbaru seniman serta penjelasan singkat tentang karya oleh sang seniman.</p>
<p>Sangat disarankan peserta mendaftar on line melalui http://artsociates.com/BaCAA/ yang memfasilitasi  peng-up-load-an file-file (foto karya, CV, konsep karya). Tata-cara secara lengkap dan formulir pendaftaran dapat diunduh dari site tersebut atau diminta dari BaCAA@artsociates.com. Apabila dikehendaki formulir yang telah diisi beserta file-file yang diminta dapat di-emailkan ke BaCAA@artsociates.com atau melalui pos dalam cakram padat (CD)  dan dikirimkan kepada penyelenggara. [Apabila dikirimkan melalui e-mail, ukuran total dari foto,  portofolio, dan konsep karya harus kurang daripada 1 MB]</p>
<p>Foto harus dalam format jpg dan diberi nama dalam format berikut:</p>
<p>“Nama-seniman + judul-karya + tahun + media + ukuran (tinggi x lebar atau tinggi x lebar x dalam)”<br />
(contoh: Joko-Sumarjo Cahaya-di-ruang-kosong 2010 Paper-polyurethane-asphalt 150x200x10)<br />
Nama berkas portofolio harus dalam format berikut:</p>
<p>“Nama-seniman + kota-tempat-tinggal + tanggal-lahir”<br />
(e.g. Joko-Sumarjo Jogjakarta 1958-04-10)<br />
Penjelasan singkat tentang karya seni tidak melebihi 300 kata, mengacu pada konsep yang mendorong sang seniman untuk membuat karya dan apabila diperlukan termasuk didalam-nya penggunaan artisan sebagai bagian dari konsep karya maupun pengerjaan karya.</p>
<p>Berdasarkan foto dan portofolio seniman, Juri akan menyeleksi paling banyak seratus (100) peserta dan meminta mereka untuk mengirimkan karya seninya kepada pengelola.</p>
<p><strong>Tenggat pengiriman</strong></p>
<p>Foto karya, diskripsi konsep karya dan portofolio seniman harus diterima sebelum 1 September.</p>
<p>Paling banyak seratus (100) karya seni yang terseleksi harus diterima sebelum 1 November.</p>
<p><strong>Juri</strong></p>
<p>Anggota Juri dalam kompetisi ini akan bertindak sebagai anggota selama dua tahun berturut-turut. Untuk menggairahkan perkembangan dan perpanjangan ke arah suatu perhelatan internasional, suatu Dewan Juri berikutnya akan dibentuk dengan mempertimbangkan rekomendasi Dewan Juri dari dua tahun sebelumnya. Untuk dua tahun pertama, anggota Dewan Juri adalah</p>
<p>Agus Suwage (Perupa)<br />
Carla Bianpoen (Jurnalis Seni)<br />
Hendro Wiyanto (Kurator)<br />
Mella Jaarsma (Perupa)<br />
Rifky Effendy (Kurator)<br />
Syakieb Sungkar (Kolektor Seni)<br />
Wiyu Wahono (Kolektor Seni)</p>
<p><strong>Pengumuman &amp; Pameran</strong></p>
<p>Pengumuman hasil seleksi 25 karya terbaik akan diterbitkan di media massa dengan pemberitahuan kepada sang seniman selambatnya 1 Desember; nama pemenang akan tetap dirahasiakan dan diumumkan saat pembukaan pameran. Ke-25 karya seni yang terseleksi akan dipamerkan di Lawangwangi pada bulan Januari/Februari 2011.</p>
<p><strong>Lelang</strong></p>
<p>Untuk penganugerahan pertama, pada akhir pameran, karya-karya seni akan dilelang oleh Ms. Deborah Carr Iskandar, sebagai suatu acara khusus Sothebys untuk memamerkan dan mempromosikan para seniman serta karya-karya mereka. Setengah keuntungan lelang akan diberikan kepada seniman, dan sisanya untuk dana yang dikelola dan didedikasikan untuk Anugerah Seni ini.</p>
<p><strong>Penyelenggara</strong></p>
<p>Untuk dua tahun pertama, BaCAA diorganisasi oleh ArtSociates dengan alamat.<br />
Lawangwangi<br />
Jl. Dago Giri 99, Warung Caringin, Mekarwangi, Bandung, 40391, Indonesia<br />
Phone. +62 22 250 4065, Fax. +62 22 250 4105<br />
E-mail. bacaa@artsociates.com<br />
www.artsociates.com/BaCAA</p>
<p><em>source: <a href="http://artsociates.com/BaCAA/" target="_blank">Bandung Contemporary Art Awards (ARTsocietes)</a></em></p>
<!-- PHP 5.x --><p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save">Share/Save</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arttitudes.org/art-news/bandung-contemporary-art-awards-2010.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Diskusi &#8220;Tantangan Institusi (seperti LIP), Penyandang Dana dan Jaringan Asing</title>
		<link>http://arttitudes.org/events/tantangan-institusi-seperti-lip-penyandang-dana-dan-jaringan-asing-evolusi-dan-situasi-mereka-akhir-akhir-ini-di-ranah-seni-dan-kebudayaan-yogyakarta.html</link>
		<comments>http://arttitudes.org/events/tantangan-institusi-seperti-lip-penyandang-dana-dan-jaringan-asing-evolusi-dan-situasi-mereka-akhir-akhir-ini-di-ranah-seni-dan-kebudayaan-yogyakarta.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Aug 2010 07:13:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fiona</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[Gathering]]></category>
		<category><![CDATA[2010]]></category>
		<category><![CDATA[discussion]]></category>
		<category><![CDATA[ivaa]]></category>
		<category><![CDATA[lip]]></category>
		<category><![CDATA[yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arttitudes.org/?p=1979</guid>
		<description><![CDATA[[ August 19, 2010; 5:30 pm; ] Pembicara: Drs. Djoko Dwiyanto, M.Hum (Kepala Dinas Kebudayaan), Dyan Anggraini (Direktur Taman Budaya Yogyakarta), Anggi Minarni (Direktur Karta Pustaka), Jean-Pascal Elbaz &#38; Marie Le Sourd (Direktur LIP: 1997-2002 &#38; 2006-2010)
Responden: Antariksa (Kunci)
Moderator: Farah Wardani (Direktur IVAA)

Diskusi, yang menjadi bagian dari acara pameran FrenchConnection.id ini menitikberatkan tujuan untuk menyoroti peranan institusi-institusi dan penyandang-penyandang dana asing dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://arttitudes.org/wp-content/uploads/2010/08/IVAA-LIp.jpg" rel="lightbox[1979]" title="IVAA-LIp"><img class="alignleft size-full wp-image-1980" title="IVAA-LIp" src="http://arttitudes.org/wp-content/uploads/2010/08/IVAA-LIp.jpg" alt="" width="300" height="250" /></a><span id="more-1979"></span>Pembicara: Drs. Djoko Dwiyanto, M.Hum (Kepala Dinas Kebudayaan), Dyan Anggraini (Direktur Taman Budaya Yogyakarta), Anggi Minarni (Direktur Karta Pustaka), Jean-Pascal Elbaz &amp; Marie Le Sourd (Direktur LIP: 1997-2002 &amp; 2006-2010)<br />
Responden: Antariksa (Kunci)<br />
Moderator: Farah Wardani (Direktur IVAA)</p>
<p>Diskusi, yang menjadi bagian dari acara pameran FrenchConnection.id ini menitikberatkan tujuan untuk menyoroti peranan institusi-institusi dan penyandang-penyandang dana asing dalam mempromosikan budaya lokal dan ekspresi seni di Yogyakarta.</p>
<p>1. Sampai sejauh mana peranan institusi atau penyandang dana tersebut, dari awal perjalanannya hingga 15 tahun belakangan ini?<br />
2. Apa saja resiko-resiko yang mungkin bisa terjadi dari pergantian peranan insitusi-institusi dan penyandang dana asing dengan sumber-sumber dana lokal (khususnya dalam proyek jangka panjang)?<br />
3. Apa saja pengaruh yang ditimbulkan dari kerjasama Yogya dengan institusi atau penyandang dana asing bagi perkembangan ajang seni lokal?<br />
4. Strategi-streategi macam apa yang akan dihadapi institusi atau penyandang dana asing di masa sekarang dan masa depan, terutama pada era revolusi media dan teknologi informasi-komunikasi?</p>
<p>Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan dibahas oleh para pembicara, berdasarkan pengalaman mereka dan akan didiskusikan dengan para peserta dalam sesi tanya jawab.</p>
<p>Diskusi merupakan bagian dari rangkaian acara <a href="http://www.ivaa-online.org/home/archive-exhibition-french-connection-id/" target="_blank">Pameran FrenchConnection.id</a></p>
<p>Date: Thursday, 19 August 2010 at 5:30 PM<br />
Venue: Lembaga Indonesia Prancis (auditorium)<br />
Address: Jalan Sagan 3 Yogyakarta<br />
**Diskusi akan dimulai setelah buka puasa bersama pada pukul 17.30 WIB</p>
<!-- PHP 5.x -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arttitudes.org/events/tantangan-institusi-seperti-lip-penyandang-dana-dan-jaringan-asing-evolusi-dan-situasi-mereka-akhir-akhir-ini-di-ranah-seni-dan-kebudayaan-yogyakarta.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tembi Contemporary</title>
		<link>http://arttitudes.org/gallery-profile/tembi-contemporary.html</link>
		<comments>http://arttitudes.org/gallery-profile/tembi-contemporary.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Aug 2010 02:02:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fiona</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gallery Profile]]></category>
		<category><![CDATA[gallery]]></category>
		<category><![CDATA[tembi contemporary]]></category>
		<category><![CDATA[yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arttitudes.org/?p=1955</guid>
		<description><![CDATA[Yogyakarta&#8217;s newest art gallery Tembi Contemporary has emerged from one of the few buildings that survived the May 2006 earthquake. This initiative is a continuation of the ongoing effort to rebuild this region and its livelihood, particularly the village of Tembi.
Located 8.5 km south from the centre of Yogyakarta, Tembi is world-renown for its quality [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://arttitudes.org/wp-content/uploads/2010/08/Tembi-Contemporary-Logo1.jpg" rel="lightbox[1955]" title="Tembi-Contemporary-Logo"><img class="alignleft size-full wp-image-1975" title="Tembi-Contemporary-Logo" src="http://arttitudes.org/wp-content/uploads/2010/08/Tembi-Contemporary-Logo1.jpg" alt="" width="300" height="250" /></a><span id="more-1955"></span>Yogyakarta&#8217;s newest art gallery Tembi Contemporary has emerged from one of the few buildings that survived the May 2006 earthquake. This initiative is a continuation of the ongoing effort to rebuild this region and its livelihood, particularly the village of Tembi.</p>
<p>Located 8.5 km south from the centre of Yogyakarta, Tembi is world-renown for its quality crafts produced by artisans in cottage industries spread throughout the village. Building on this solid reputation, entrepreneur and art lover Warwick Purser is establishing this gallery dedicated to contemporary art under the curatorial oversight of Valentine Willie, a curator and gallerist with galleries in Malaysia and Singapore.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://arttitudes.org/wp-content/uploads/2010/08/Tembi-Building.jpg" rel="lightbox[1955]" title="Tembi-Building"><img class="size-full wp-image-1957 aligncenter" title="Tembi-Building" src="http://arttitudes.org/wp-content/uploads/2010/08/Tembi-Building.jpg" alt="" width="520" height="302" /></a></p>
<p>The wealth of talent in Yogyakarta makes it the undisputed artist&#8217;s capital of Indonesia. Buyers, however, seek out only a handful of successful artists. Few collectors are aware of over 10,000 artists here who create unique and worthy work.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://arttitudes.org/wp-content/uploads/2010/08/Denah-Tembi.jpg" rel="lightbox[1955]" title="Denah-Tembi"><img class="size-full wp-image-1958 aligncenter" title="Denah-Tembi" src="http://arttitudes.org/wp-content/uploads/2010/08/Denah-Tembi.jpg" alt="" width="490" height="242" /></a></p>
<p>By presenting the best among Indonesia&#8217;s lost generation of overlooked artists as well as the new generation of up and coming young artists, Tembi Contemporary promises to be the incubator for pushing the boundaries of contemporary art. Tembi Contemporary will also encourage artist residencies, artist exchange programs and travel grants that enable local artists to gather valuable overseas experience.</p>
<p><a href="http://arttitudes.org/wp-content/uploads/2010/08/Tembi-Floorplan.jpg" rel="lightbox[1955]" title="Tembi-Floorplan"><img class="aligncenter size-full wp-image-1959" title="Tembi-Floorplan" src="http://arttitudes.org/wp-content/uploads/2010/08/Tembi-Floorplan.jpg" alt="" width="559" height="501" /></a></p>
<p>tembi contemporary<br />
Jalan Parangtritis KM 8,5<br />
Bantul, Yogyakarta<br />
INDONESIA<br />
P. +62 274 688 1919<br />
info@tembicontemporary.com</p>
<p>Copyright <a href="http://tembicontemporary.com/" target="_blank">Tembi Contemporary</a></p>
<!-- PHP 5.x --><p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save">Share/Save</a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arttitudes.org/gallery-profile/tembi-contemporary.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->